Pekanbaru, 31 Januari 2026 – Suasana hangat dan penuh berkah menyelimuti silaturahim antara para kepala sekolah, wakil unit TK, SD, SMP, dan SMA Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru, beserta pembina Asrama Putra dan Putri, dengan Ketua Yayasan Babussalam Ar-Royan Riau. Bertemu dengan Tuan Guru Syekh Haji Ismail Royan yang juga Ketua Yayasan Syekh Abdul Wahab Rokan Pondok Pesantren Babussalam Pekanbaru Riau dan keluarga, acara ini menjadi momen inspiratif yang mempererat ikatan ukhuwah di tengah semangat membangun pendidikan islamiyah.

Yayasan Babussalam Ar-Royan Riau, yang sedang digarap dengan penuh dedikasi oleh Tuan Guru Syekh Haji Ismail Royan, siap menjadi payung bagi Pondok Pesantren Babussalam Ar-Royan, Majlis Zikir Thoriqat Naqsabandiyah, Panti Asuhan, dan berbagai program kebaikan lainnya. Pondok pesantren ini akan mengadopsi kurikulum Kementerian Agama dengan jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Lebih dari itu, santri akan mendalami ilmu kitab kuning (Turats), diajarkan oleh ustadz-ustadz alumni perguruan tinggi ternama di Mesir, Yaman, Maroko, dan lainnya. Hadirnya yayasan ini membuka peluang luas bagi masyarakat untuk menimba ilmu pengetahuan agama yang mendalam, sekaligus membekali generasi muda dengan pondasi iman yang kokoh.

Progres pembangunan pun patut dibanggakan. Masjid megah Rabithah Babussalam dan Rumah Suluk sebagai ikon yayasan telah mencapai 80% penyelesaian. Kawasan ini semakin hijau dan produktif dengan tanaman kelapa, sayur-sayuran seperti terung, singkong, tomat, cabai, serta deretan kolam ikan berlimpah jenis gurami, emas, nila, dan lainnya. Saat makan siang bersama, ikan gurami bakar segar seberat setengah kilogram langsung diambil dari kolam, menjadi simbol kemakmuran dan kemandirian yang selaras dengan nilai pesantren.

Ustadz Salahuddin, S.Ag., M.Pd., Kepala SMA Babussalam Pekanbaru, menyampaikan kegembiraannya atas agenda ini. "Terima kasih kepada Tuan Guru Syekh Haji Ismail Royan yang telah meluangkan waktu berharga. Semoga Beliau diberi kesehatan, umur panjang, dan cita-citanya terealisasi tanpa hambatan," ujarnya penuh harap. Aamiin Ya Robbal Alamin.
Silaturahim ini bukan sekadar pertemuan, melainkan api semangat yang menyulut visi besar: mencetak generasi rahmatan lil alamin melalui pendidikan berkualitas dan spiritualitas mendalam (*)